Sshhht..., jangan keras keras baca judulnya, ntar ketangkep UU Pornografi loh.
Hehehe, tenang aja. Gak akan ditangkep kok. Kan yang kita omongin disini gak ada sangkut pautnya dengan seks.
Yang kita maksud disini tentang penggunaan lambang untuk masing masing korps paskibra sekolahnya. Selama ini banyak korps paskibra yang menggunakan lambang teratai untuk paskibra sekolahnya padahal kan lambang teratai itu lambang PASKIBRAKA.
Trus kenapa paskibra sekolah gak boleh pakai?? Kan kita paskibra juga, kalau gitu paskibraka egois donk.
Eits, tunggu dulu mari kita luruskan. Pertama harus kita tahu bahwa Paskibra itu bukan Paskibraka tapi Paskibraka ya paskibra juga. Paskibraka adalah pelajar yang dipilih untuk mengibarkan bendera pusaka/duplikat bendera pusaka di tingkat daerah (kota/kabupaten/provinsi) maupun tingkat pusat (nasional). Nah kalu paskibra adalah pelajar yang memilih untuk menjadi anggota paskibra yang bertempat di sekolah dan dibawah naungan OSIS.
Jadi, kalau Paskibraka itu anggotanya pilihan tapi kalau paskibra anggotanya yang memilih (sumber brigadista)
Kedua, karna perbedaan itulah maka beda pula yang namanya paskibraka dengan paskibra, anggota paskibraka itu bisa dari paskibra, pramuka, PMR, dll. Sedangkan kalau paskibra ya paskibra. Dari perbedaan organisasi inilah maka pasti memiliki lambang yang berbeda pula.
Jika lambang paskibraka teratai maka lambang paskibra sekolah diserahkan kepada korps paskibra itu sendiri.
Ketiga, coba deh bayangin. Misalnya kita buat atau tergebung dalam suatu organisasi. Trus ada orang yang bukan dari organisasi kita memakai lambang atau mengatasnamakan organisasi padahal dia bukan. Nah, perasaan kita pasti gak setuju donk. Kita pasti menyarankan dia untuk memakai lambangnya sendiri. Itu pulalah yang dilakukan PPI kepada paskibra di tiap tiap sekolah. So, mari kita perkaya paskibra dengan memakai korps paskibra kita sendiri tanpa merubah rasa persaudaraan diantara paskibra.
Hidup Paskibra..
0 komentar:
Posting Komentar